Telkomsel Telkomsel Telkomsel Telkomsel

Di pesisir Bali yang memukau, Nuanu Creative City hadirkan destinasi baru yang padukan seni, teknologi, dan budaya lokal

Di pesisir Bali yang memukau, Nuanu Creative City hadirkan destinasi baru yang padukan seni, teknologi, dan budaya lokal

cek disini

Nuanu Creative City: Sebuah Kanvas Raksasa di Bali yang Merajut Masa Depan dengan Benang Lokal

Inews Gianyar– Di pesisir barat daya Tabanan, di mana hamparan hijau bertemu dengan deburan ombak Samudera Hindia, sebuah visi ambisius perlahan-lahan mewujud menjadi kenyataan. Setelah lima tahun perjalanan penuh perencanaan, kolaborasi mendalam, dan pemenuhan regulasi yang rumit, Bali kini menyambut sebuah wajah baru yang bukan sekadar destinasi, tetapi sebuah ekosistem hidup: Nuanu Creative City.

Dibangun di atas lahan seluas 44 hektare, Nuanu tidak hadir untuk menambah daftar tempat wisata biasa. Ia hadir sebagai sebuah jawaban, sebuah eksperimen besar-besaran yang bertanya: “Seperti apa rupa masa depan Bali yang berkelanjutan, kreatif, dan tetap menghormati akar budayanya yang suci?” Jawabannya adalah sebuah kota kreatif yang menyatukan budaya, kuliner, seni, dan lanskap alami Bali dalam satu harmoni yang memukau.

Lebih Dari Sekadar Kunjungan: Sebuah Pengalaman yang Mengubah

“Perjalanan kami dimulai dari cinta yang mendalam terhadap Bali dan sebuah awal yang sederhana. Kini, dengan selesainya fase pertama, kami dengan bangga membuka Nuanu untuk dunia. Sehari di Nuanu bukan hanya tentang berkunjung, melainkan tentang belajar, menikmati, dan merasakan keunikan Bali melalui lensa seni, alam, dan budaya yang terintegrasi,” ujar Lev Kroll, CEO Nuanu Creative City, menggambarkan filosofi inti dari proyek raksasa ini.

Nuanu dirancang sebagai tempat untuk tinggal, bekerja, berkreasi, bereksperimen, dan bermain. Ia adalah sebuah kanvas bagi para pemikir, seniman, pelajar, dan pelancong yang ha akan pengalaman yang bermakna.

Fase Pertama: Dari Sekolah Internasional hingga Seni Instalasi Monumental

Sejak 2023, Nuanu mulai menunjukkan cakar-cakar visinya yang nyata. ProEd Global School menjadi sekolah internasional pertama di Kabupaten Tabanan, menandai komitmen Nuanu terhadap masa depan dengan investasi pada pendidikan generasi berikutnya.

Bersamaan dengan itu, seni monumental langsung menyapa setiap pengunjung. Earth Sentinels, karya seniman Afrika Selatan ternama Daniel Popper, menjadi ikon visual pertama Nuanu. Patung-patung raksasa yang menjulang dan penuh makna ini tidak hanya menjadi latar foto yang spektakuler, tetapi juga sebuah pernyataan tentang hubungan antara manusia dan bumi.

Di pesisir Bali yang memukau, Nuanu Creative City hadirkan destinasi baru yang padukan seni, teknologi, dan budaya lokal
Di pesisir Bali yang memukau, Nuanu Creative City hadirkan destinasi baru yang padukan seni, teknologi, dan budaya lokal

Baca Juga: Bupati Mahayastra Cetak Rekor Lagi, Lantik Sekda Termuda Setelah Sekda Tertua

Tidak ketinggalan, Aurora Media Park menghadirkan pengalaman digital yang imersif. Sebuah jalur hutan tepi sungai diubah menjadi galeri alam terbuka, dihiasi dengan instalasi interaktif yang merupakan hasil kolaborasi antara keahlian manusia dan kecerdasan buatan, menciptakan dialog yang memesona antara organik dan digital.

Momentum 2024: Gaya Hidup Berkesadaran dan Hiburan Kelas Dunia

Tahun 2024 menjadi bukti nyata bahwa pasar telah siap untuk konsep yang ditawarkan Nuanu. Sebanyak 40 vila neo-luxury terjual habis hanya dalam waktu satu hari. Fenomena ini bukan sekadar tentang investasi properti, melainkan sebuah testament atas tingginya minat pada gaya hidup “conscious living” atau hidup berkesadaran—yang menitikberatkan pada keberlanjutan, komunitas, dan kesejahteraan holistik.

Di tahun yang sama, Luna Beach Club lahir dan langsung menjadi pusat hiburan yang memukau. Dibangun di atas tebing dengan pemandangan laut tanpa batas, Luna menawarkan sembilan ruang kolektif yang berbeda. Di sini, musik elektronik kelas dunia berpadu dengan pertunjukan seni visual dan pengalaman budaya Bali, menciptakan sebuah sensasi yang benar-benar unik.

Simbol harmoni tertinggi Nuanu hadir dalam bentuk Menara Tri Hita Karana. Hasil kolaborasi visioner antara arsitek Prancis Arthur Mamou-Mani dan kecerdasan buatan, menara ini adalah struktur yang memukau secara visual sekaligus sarat makna filosofis. Namanya, yang diambil dari filosofi Bali tentang keseimbangan hubungan antara manusia, alam, dan Tuhan, terwujud dalam setiap lengkungan dan desainnya, menjadi mercusuar fisik dari nilai-nilai inti Nuanu.

Wellness, Budaya, dan Inovasi yang Terus Berkembang

Pilar wellness mendapatkan rumah megahnya di Lumeira, sebuah kompleks kebugaran sosial yang menampilkan sauna kubah kayu terbesar di dunia. Di sini, ritual tradisional seperti mandi uap dimodernisasi dan dihadirkan dalam sebuah pengalaman sosial yang komunalmemperkuat tubuh dan jiwa.

Dari sisi budaya, Nuanu menjadi tuan rumah bagi Suara Festival, sebuah perhelatan yang mempertetukan seniman lokal berbakat dengan nama-nama internasional, menciptakan sebuah dialog budaya yang dinamis. Sementara itu, Labyrinth Collective menghadirkan ruang galeri seni kontemporer yang dikombinasikan dengan pengalaman dome 360° pertama di Indonesia, membawa penonton masuk sepenuhnya ke dalam karya seni.

Melihat ke 2025: Sebuah Dunia yang Semakin Hidup

Visi Nuanu tidak berhenti di sini. Tahun 2025 menjanjikan lebih banyak keajaiban. Magic Garden akan menjadi surga konservasi kupu-kupu, di mana pengunjung dapat berjalan di antara ratusan spesies yang berwarna-warni. SOL Studio akan lahir sebagai pusat tari kontemporer, menjadi inkubator bagi gerakan dan koreografer baru.

Seni pertunjukan tradisional juga mendapatkan napas baru. Tarian Kecak yang ikonik akan dihidupkan kembali dengan sentuhan teknologi proyeksi modern, menciptakan sebuah visual storytelling yang epik dan mendalam.

Di sektor hospitality, OSHOM Bali akan membuka pintunya dengan menawarkan 11 suite laut yang mewah dan 8 treehouse yang menggantung di antara hutan mangrove. Penginapan ini menjanjikan pengalaman menginap yang tidak hanya nyaman, tetapi juga benar-benar menyatu dengan alam.

Sebuah Kota untuk Masa Depan Bali

Nuanu Creative City bukanlah proyek yang berdiri sendiri. Ia adalah sebuah mikrokosmos dari apa yang bisa menjadi masa depan Bali: sebuah tempat di mana kemajuan tidak harus mengikis identitas, di mana teknologi berjabat tangan dengan tradisi, dan di mana pembangunan dilakukan dengan kesadaran penuh terhadap alam dan komunitas.

Ia adalah undangan untuk mengalami Bali tidak sebagai turis, tetapi sebagai bagian dari sebuah ekosistem yang hidup, bernapas, dan terus berevolusi. Nuanu adalah sebuah kota kreatif yang dengan bangga mengenakan sentuhan lokalnya, bukan sebagai ornamen, tetapi sebagai fondasi utamanya. Sebuah kanvas raksasa di Tabanan yang baru saja mulai diwarnai, dan semua mata tertuju padanya.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *